ABSTRAK
Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan bidang ilmu yang semakin berkembang. Perkembangan bidang ini semakin cepat dan penting untuk diterapkan dalam setiap organisasi. Permasalahan Sistem Informasi Manajemen (SIM) selalu menjadi kendala dan hambatan dalam pengembangan disetiap organisasi. Indentifikasi masalah yang ada dapat menjadi perbaikan dalam pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM).
Makalah ini akan membahas pentingnya Sistem Informasi Manajemen (SIM), permasalahan yang ada dan alternatif penyelesaian masalah dalam pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang ada di Indonesia.
Kata kunci : SIM, Sistem Informasi Manajemen, Manajamen, Sistem Informasi
Penggunaan internet dan jaringan serta teknologi informasi lainnya bagi perusahaan atau organisasi adalah suatu keniscayaan untuk mendukung komunikasi dan kerjasama perusahaan, dan berbagai proses yang dijalankan baik di jaringan perusahaan ataupun dengan pelanggan dan mitra bisnis. Perusahaan mengembangkan aplikasi lintas fungsi perusahaan terintegrasi yang melintasi batas fungsi tradisional bisnis agar dapat merekayasa ulang dan meningkatkan proses bisnis di semua lintas fungsi perusahaan. Software-software yang banyak dipakai adalah ERP, CRM dan SCM dari SAP, Peoplesoft atau Oracle. Software ini berfokus untuk mendukung proses bisnis terintegrasi yang terlibat dalam operasional bisnis.
Arsitektur aplikasi perusahaan menggambarkan hubungan antar aplikasi perusahaan lintas fungsi yang memberikan kerangka kerja konseptual untuk membayangkan berbagai komponen dasar proses dalam interface dari e-business. ERP (Enterprise Resource Planning) berfokus pada efisiensi produk internal perusahaan, distribusi dan proses keuangannya. CRM (Customer Relationship Management) berfokus pada proses dan mendapatkan dan mempertahankan pelanggan yang berharga meliputi pemasaran, penjualan dan layanan. PRM (Partner Relationship Management) bertujuan mendapatkan dan memelihara para minatra untuk meningkatkan penjualan dan ditribusi produk. SCM (Supply Chain Management) fokus pada pengembangan resources dan proses mendapatkan yang efisien dan efekif. Knowledge Management berfokus pada alat untuk mendukuing kerjsa sama kelompok dan pengambilan keputusan.
Pemakaian teknologi komputer sebagai salah satu aplikasi dari teknologi informasi sudah menjadi suatu kebutuhan, karena banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan cepat, akurat, dan efisien. Dengan berkembangnya teknik telekomunikasi dan sistem pengolahan data yang berkaitan erat dengan komunikasi antar pengguna komputer yang satu dengan komputer yang lain yang berfungsi untuk menyalurkan data sehingga masalah keamanan merupakan salah satu aspek penting dari suatu sistem informasi. Kerawanan yang paling berbahaya pada perusahaan besar yang memiliki jaringan luas adalah pada aplikasinya. Sistem keamanaan telah banyak terfokus pada antivirus dan keamanan jaringan, tapi bagian yang amat merisaukan adalah transaksi bisnis yang memiliki data yang sangat berharga (valuable). Sistem keamanan pada Aplikasi merupakan tren masa depan yang dapat dikatakan sebagai era baru setelah era anti Virus dan era keamanan jaringan. Bisa dikatakan bahwa SSL (Secure Socket Layer) dan data enkripsi saja tidak cukup dikarenakan hal tersebut hanya melindungi infomasi selama transmisi tetapi data ini tetap bisa digunakan oleh sistem yang harus diubah ke media yang bisa dibaca. Keganjilannya juga data tidak disimpan pada format terenkripsi dan yang lebih ganjil lagi adalah data dapat dengan mudah diakses dari beberapa aplikasi tanpa adanya sistem keamanan yang memadai. Selain itu juga penggunaan firewall tidak cukup untuk mengamankan data dan aplikasi dikarenakan Port tertentu (80 dan 443) bisa terlewati dari firewall.
Pembahasan pada paper ini menggambarkan database dan data security pada paypal. Paypal adalah perusahaan yang bergerak dibidang keuangan sebagai alat pembayaran online yang paling teraman. Sudah banyak masyarakat dan konsumen yang menggunakan fasilitas ini untuk melalukan transaksi pembayaran baik secara cash, order online maupun melalui transaksi pada ebay.
Informasi lebih lengkapnya bisa dilihat pada :
DataSecurity (taufiq.blogstudent.mb.ipb.ac.id)
DataSecurity pdf _taufiq.blogstudent.mb.ipb.ac
Reference Links :
- Anonim. 2007. Securing the database against insider threats. http://sahaa.net/blog/2011/03/04/how-to-leverage-best-practices-to-build-effective-it-audit-plans/#comments
- Anonim. 2011. Database Security: The First Step in Pre-Emptive Data Leak Prevention. http://blogs.oracle.com/securityinsideout/entry/database_security_the_first_st
- Buda, Bob. 2011. Advantages and Disadvantages of Disk-based Backup and Recovery. http://www.budaconsulting.com/blog/bid/68352/Advantages-and-Disadvantages-of-Disk-based-Backup-and-Recovery#Comments
- Kuppinger, Martin. 2011. Database Security – a strategic perspective. http://blogs.kuppingercole.com/kuppinger/2011/03/31/database-security-a-strategic-perspective/
- Maman, David. 2011. From the Security threat report 2011 by Sophos. http://blog.greensql.com/2011/02/20/sophos_security_threat_report_2011/#respond
- Powell, J E.. 2011. A New Approach to Database Security. http://esj.com/blogs/enterprise-insights/2011/02/new-approach-to-database-security.aspx
- Remis, Andrew. 2011. Study Shows: Human Error a Main Threat to Database Security. http://www.jazdtech.com/blog/uncategorized/study-shows-human-error-a-main-threat-to-database-security
- Rothman, Mike. 2011. RSA Guide 2011: Security Management and Compliance. http://securosis.com/blog/rsa-guide-2011-security-management-and-compliance
- Shenoy, Gurudatt. 2011. Data Security Explained in Simple Terms. https://www.infosecisland.com/blogview/13556-Data-Security-Explained-in-Simple-Terms-.html
- Thurber, Alex. 2011. Database Security: A Profitable and Differentiated Offering. http://blogs.mcafee.com/corporate/mcafee-channel/database-security-a-profitable-and-differentiated-offering
Due to some documents arrangement for the degree admission, I went to Kencong, my home town, to get some legalisations. The town has been grewn up slowly, and nothing significant difference than it was ten years ago. I guess that there was no increasing people wealthiness, and unemployent rate are remaining high. Trading activities are highly disturbed due to the fire a couple years ago.
However, desirability to survive forced people to think and act creatively to overcoming the situation.
In an evening, I went out to looking around the town main street. My eyes were stopped by three people who ride modified becak that were equipped with kids toys car. They modified their becak so that there are four or five toys that could be occupied by children who paid a thousand rupiah for 2 minutes play. They park the equipment near the toys store everyday. The shop are the most dense place of kids and would be the most suitable site for them. Their creativity yields well. They are free from unemployment, and could recruit others to assist them. The creativity should rise whenever and wherever we are.
posted by bagusco at 12:41 PM
Source : http://bagusco.blogspot.com/2008/05/be-creative.html
Penerapan E-Business di Indonesia sudah semakin berkembang dari waktu ke waktu. Semakin besar perusahaan dan industri membutuhkan teknologi informasi yang dapat membantu dalam proses bisnis. E-Business memiliki dua suku kata yaitu Electronic dan Business dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer (wikipedia, 2011).
Penerapan E-Business di Indonesia memiliki dua faktor keberhasilan, yaitu tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas E-Business atas strategi keseluruhan perusahaan dan kemampuan untuk menjamin bahwa proses E-Business. Selain itu, terdapat tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis yaitu Validitas, Integritas, dan Privasi.
Dalam paper ini akan dibahas mengenai penerapan E-Business pada perusahaan PT SRI yang bergerak dibidang manufaktur ban sepeda motor. Perusahaan ini berbasis pada produksi dalam pembuatan ban sepeda motor. Salah satu penerapan E-Business yang dilakukan yaitu dengan mengimplementasikan e-business pada aplikasi ERP (Entreprise Resource Planning). ERP merupakan bagian dari E-Business yang berbasis pada sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.
Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai penerapan e-business dapat dilihat pada:
Abstrak
Pengetahuan merupakan sumberdaya strategis yang penting bagi organisasi perusahaan untuk dapat memiliki keunggulan kompetitif dalam dunia bisnis. Keberhasilan organisasi perusahaan dalam bersaing dalam dunia bisnis yaitu kemampuannya dalam mendayagunakan sumberdaya pengetahuan individu yang ada dan manajemen dalam mengelola pengetahuan organisasi tersebut. Untuk itu, pentingnya organisasi perusahaan dalam menerapkan knowledge sharing capabilities dalam organisasinya sehingga mampu mengeksplorasikan keunikan yang dimiliki organisasi dan menghasilkan keunggulan kompetitif untuk memajukan perusahaan serta mampu bersaing dimasa kini dan mendatang .
Kegagalan organisasi dalam menerapkan kemampuan berbagi pengetahuan ini dapat merugikan perusahaan dan daya saingnya. Kegagalan ini bersumber dari ketidakmampuannya individu-individu dan organisasi perusahaan dalam belajar untuk mengembangkan organisasi yang berbasis pengetahuan.
Kata kunci : knowledge sharing capabilities, knowledge management, knowledge sharing, manajemen pengetahuan, berbagi pengetahuan
Pendahuluan
Manajemen pengetahuan (knowledge management) dalam perkembangannya selalu menjadi perhatian baik oleh para akademisi maupun praktisi bisnis. Pengembangan manajemen pengetahuan ini menjadi penting bagi organisasi terutama perusahaan dalam menghadapi persaingan bisnis yang kompetitif. Untuk itu organisasi memerlukan tools atau cara dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin berkembang secara cepat dan ketat. Menurut Orr dan Perrson dalam Hilmi Aulawi, dkk, 2009, memberikan gambaran bahwa organisasi telah menyadari untuk mampu bersaing dalam kondisi perkembangan pasar yang semakin cepat membutuhkan pengembangan kompetensi dan pengetahuan (knowledge) yang ada dalam organisasi. Knowledge managament menjadi penting bagi perusahaan karena merupakan aset kunci agar perusahaan memiliki keunggulan kompetitif yang berkesinambungan yang berasal dari dalam organisasi tersebut.
Menurut B. Elnath Aldi, 2005, terdapat dua sumber dalam menciptakan keunggulan kompetitif bagi perusahaan, yaitu External Source (sumber yang berasal dari luar organisasi) dan Internal Source (sumber yang berasal dari dalam organisasi). Sumber yang berasal dari luar organisasi seperti sumber daya alam, teknologi, tenaga kerja dan lainnya. Sedangkan sumber yang berasal dari dalam organisasi yaitu kompetensi karyawan, struktur organisasi, sistem kerja organisasi, kreatifitas untuk menguntungkan organisasi, dan manajemen pengetahuan (knowledge management). Saat ini belum banyak perusahaan dalam memanfaatkan knowledge management sebagai salah satu keunggulan kompetitif yang penting bagi perusahaan, dan yang menjadi lebih penting bahwa knowledge management melekat dalam organisasi dan individu karyawan dalam perusahaan tersebut.
Untuk itu dalam artikel ini akan membahas pentingnya kemampuan berbagi pengetahuan knowledge sharing capabilities dalam dunia bisnis yang semakin berkembang secara cepat dan bersaing secara ketat.
Tinjauan Pustaka
Knowledge management atau manajemen pengetahuan menjadi isu yang sangat menarik sejak awal kemunculannya sekitar pertengahan tahuan 1970-an. Berbagai akademisi dan pelaku bisnis sudah banyak yang mengembangkannya dalam penelitian-penelitian dan praktek-prektek bisnis.
Untuk memudahkan dalam memahami mengenai knowledge sharing capabilities, maka definisi mengenai knowledge, knowledge management dan knowledge sharing perlu untuk diketahui.
Pengetahuan (knowledge) menurut Fernandez dan Sabherwal dalam B. Ernalt Aldi, 2005, mengartikan bahwa pengetahuan sebagai hasil refleksi dan pengalaman seseorang yang dimiliki oleh setiap individu ataupun kelompok. Dalam situs Wikipedia, menjelaskan bahwa pengetahuan adalah informasi yang diketahui oleh seseorang. Pengetahuan dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu tacit knowledge dan explicit knowledge. Tacit knowledge mempunyai pengertian yaitu pengetahuan yang didapatkan dari pengalaman, kegiatan yang dilakukan, diskusi-diskusi dan cerita-cerita dimana mengalami kesulitan dalam memformulasikannya. Menurut Nonaka dan Takeuchi dalam B. Elnath Aldi, 2005, memberikan gambaran bahwa tacit knowledge diartikan sebagai suatu pengetahuan yang personal, spesifik, umumnya mengalami kesulitan dalam memformulasikan dan mengkomunikasinnya kepada orang lain. Berbeda dengan explicit knowledge, yang mempunyai pengertian yaitu pengetahuan yang sudah diformulasikan, disajikan dalam bentuk tulisan, buku-buku dan peraturan, dengan bahasa yang sistematis dan dalam bentuk formal.
Manajemen pengetahuan (knowledge management) menurut Kaplan dalam Bambang Setiarso 2009, adalah proses dimana organisasi dapat mendayagunakan nilai-nilai yang berasal dari intelektual aset-aset yang dimiliki.
Sedangkan, knowledge sharing atau berbagi pengetahuan mempunyai definisi yaitu proses dimana para individu yang ada dalam organisasi saling berbagi atau mempertukarkan pengetahuan diantara mereka (Hooff dan Ridder dalam Luciana Andrawina, dkk, 2008).
Pembahasan
Kemampuan berbagi pengetahuan (knowledge sharing capabilities) mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia bisnis. Kemampuan berbagi pengetahuan ini sangat diperlukan oleh organisasi yang dalam hal ini dalam organisasi perusahaan yang begerak dibidang bisnis untuk mampu bersaing dengan para pesaingnya dalam kondisi pasar yang semakin cepat berkembang dan semakin ketat.
Berbagi pengetahuan berasal dari sumber internal organisasi dimana tidak mungkin diadaptasi atau ditiru oleh pesaing. Kekuatan internal ini berasal dari masing-masing individu yang berada dalam organisasi tersebut yang memiliki pengetahuan, pengalaman dan nilai-nilai yang memiliki kekuatan besar dalam memajukan perusahaan. Pengetahuan sangat melekat pada diri individu-individu yang memiliki kompetensi dalam melipatgandakan pemikiran berdasarkan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki individu tersebut. Pengetahuan ini perlu dikelola secara baik oleh organisasi agar pengetahuan-pengetahuan yang ada dapat mendayagunakan nilai-nilai organisasi dan menghasilkan keunggulan kompetitif untuk memajukan perusahaan.
Manajemen pengetahuan dalam organisasi sangat berperan dalam mengelola pengetahuan yang berasal dari masing-masing individu tersebut. Proses selanjutnya adalah berbagi pengetahuan diantara individu-individu yang ada dalam organisasi. Saling mempertukarkan informasi, pengalaman dan pengetahuan diantara mereka untuk menghasilkan kekuatan superior yang sangat bermanfaat bagi organisasi tersebut. Kemampuan saling berbagi pengetahuan ini dapat mengkoordinasikan dan mengkombinasikan sumberdaya yang ada sehingga menghasilkan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dan menemukan cara-cara baru dalam meningkatkatkan strategi untuk memberikan nilai yang lebih bagi pelanggan sehingga mampu bersaing dengan para pesaingnya. Dengan memiliki individu-individu yang mempunyai pengetahuan yang superior maka perusahaan mampu menghasilkan produk dan teknologi yang tidak mudah ditiru, unik dan memiliki keunggulan kompetitif yang tahan lama. Sinergi antara pengetahuan individu dan organisasi dalam mengelola manajemen yang baik sangatlah penting dalam menghasilkan sumberdaya yang superior dalam membuat strategi yang tepat dan menguntungkan bagi perusahaan.
Kesimpulan
Untuk itu, kemampuan berbagi pengetahuan dalam organisasi perusahaan sangat diperlukan dalam dunia bisnis dimasa kini dan mendatang. Sebaiknya perusahaan bisa menerapkan dan mengimplementasikan kemampaun berbagi pengetahuan didalam organisasinya. Sebagai bentuk penerapan kemampuan berbagi pengetahuan ini, yaitu perusahaan perlu mengembangkan strategi organisasi berbasis pengetahuan. Strategi yang berbasis pengetahuan diharapkan mampu lebih mengeksplorasikan keunikan yang dimiliki organisasi. Organisasi harus mampu mendayagunakan individu-individu dalam organisasi tersebut, seperti pengembangan diri sehingga muncul ide-ide kreatif dan inovasi dalam membuat produk/jasa yang baru, memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan, mengikuti pelatihan/seminar dalam lingkup kerja, berpartisipasi dalam aktifitas keprofesian, pemberian fasilitas kerja yang baik, memberikan peraturan dan prosedur organisasi yang memungkinkan terciptanya ide kreatif serta membentuk divisi/departemen khusus yang menangani knowledge sharing/learning and capabilities management yang lingkup pekerjaannya adalah berkaitan dengan upaya peningkatan skill , knowledge karyawan dan aktivitas sharing baik secara formal maupun informal.
Kegagalan organisasi dalam menerapkan kemampuan berbagi pengetahuan ini yaitu ketidakmampuannya individu-individu dan organisasi perusahaan dalam belajar untuk mengembangkan organisasi yang berbasis pengetahuan. Ketidakmampuan belajar ini memiliki dampak yang dapat merugikan perusahaan dan daya saing.
Daftar Pustaka
Andrawina, Luciana, Govindaraju, Rajesri, Samadhi, TMA Ari, Sudirman, Iman. 2008. Hubungan antara Knowledge Sharing Capability, Absorptive Capacity dan mekanisme formal : Studi Kasus Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia. Jurnal Teknik Industri.
Aulawi, Hilmi, Govindaraju, Rajesri, Suryadi, Kadarsah, Sudirman, Iman. 2009. Hubungan Knowledge Sharing Behavior dan Individual Innvovation Capability. Jurnal Teknik Industri.
Setiarso, Bambang. 2009. Knowledge management and Knowledge Sharing in Indonesia Institute of Sciences (LIPI) : Facing Lot of Challenges to Disseminate Scientific Knowledge for the society. Asia-Pacific Conference on Library & Information Education & Practice.
Aldi, B. Elnath. 2005. Menjadikan Manajemen Pengetahuan sebagai Keunggulan Kompetitif Perusahaan melalui Startegi Berbasis Pengetahuan. Jurnal Studi Manajemen dan Organisasi.
http://courseware.finntrack.eu/images/scott-ellis-alliances.jpg
http://id.wikipedia.org/wiki/Pengetahuan